Deskripsi Pekerjaan
Informasi lengkap tentang posisi dan persyaratan
Ringkasan Yukerja
Lowongan Head Of ACC / Data Analyst Operational di PT Medina Debeuz Indah kami kurasi dari Glints (kategori Keuangan & Perbankan). Perhatikan lokasi kerja (Denpasar Utara) sebelum melamar. Yukerja.com bukan pemberi kerja — lamaran diproses di situs sumber resmi.
Tanggung jawab data analist operational
TANGGUNG JAWAB UTAMA
A. Supervisi & Pengembangan Area Controller & Koordinator
A. Supervisi & Pengembangan Area Controller & Koordinator
01 Memastikan setiap Area Controller & Koordinator di seluruh wilayah menjalankan tugasnya sesuai standar dan prinsip end-to-end ownership
02 Melakukan evaluasi kinerja rutin terhadap seluruh Area Controller & Koordinator — mingguan untuk isu kritis, bulanan untuk performa keseluruhan
03 Memberikan arahan, coaching, dan tindakan korektif kepada Area Controller yang mengalami kendala penyelesaian masalah
04 Memastikan tidak ada masalah yang dibiarkan terbuka tanpa pemilik (owner) yang jelas dan deadline penyelesaian yang pasti
05 Menentukan prioritas kerja lintas area ketika terjadi tumpang tindih kebutuhan atau keterbatasan sumber daya
Catatan: Jabatan ini bukan administrator — jabatan ini adalah problem solver dan decision maker nasional.
B. Manajemen Tim Langsung Bali (HK, MEP, Security)
06 Memastikan tim Housekeeping Bali menjalankan standar kebersihan di seluruh area yang menjadi tanggung jawabnya
07 Menyusun dan memvalidasi jadwal kerja Housekeeping, MEP, dan Security secara terstruktur dan efisien
08 Memastikan tim MEP Bali menjalankan maintenance berkala sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan Area Controller untuk kebutuhan MEP di luar Bali
09 Memastikan Security Bali menjalankan tugas sesuai SOP — termasuk pengamanan aset, akses area, dan kepatuhan terhadap standar keamanan
10 Melakukan evaluasi kinerja ketiga tim ini secara berkala dan memberikan tindakan korektif jika diperlukan
C. Koordinasi Logistik & Pengiriman Nasional
11 Memastikan pengiriman barang ke seluruh wilayah (Bali, Nusra, Jawa, Sumatera, Jabodetabek) berjalan sesuai jadwal dan kebutuhan aktual
12 Menjadi pengambil keputusan akhir untuk kendala logistik lintas area yang tidak bisa diselesaikan di level Area Controller
13 Memastikan tidak ada Area Controller yang membebani departemen lain (terutama Accounting) dengan urusan logistik yang seharusnya menjadi tanggung jawab operasional
14 Membangun dan memelihara relasi dengan vendor logistik — termasuk menyiapkan opsi alternatif (travel, pengiriman udara, dry ice) untuk kondisi darurat
D. Standar Operasional & Pencegahan Masalah Nasional
15 Menetapkan dan memastikan konsistensi standar operasional POS di seluruh wilayah — display, suhu, kebersihan, FEFO, posisi freezer, dan lain-lain
16 Mengidentifikasi pola masalah berulang lintas area dan merancang program pencegahan nasional
17 Memastikan survey lokasi dan verifikasi kelayakan dilakukan sebelum setiap pembukaan POS baru — tidak ada extra cost akibat perencanaan yang kurang matang
18 Memastikan seluruh aset perusahaan (freezer, equipment, perlengkapan pendukung) tercatat, terpantau, dan tidak ada pemborosan penggunaan yang tidak terkontrol
19 Memastikan program maintenance preventif berjalan di seluruh area — tidak menunggu kerusakan terjadi
E. Pelaporan, Tracking & Komunikasi ke Manajemen
20 Menyampaikan laporan nasional harian/mingguan kepada Manager Operasional: status masalah (Open / In Progress / Done), tren, dan rekomendasi
21 Memastikan seluruh Area Controller menggunakan sistem tracking secara konsisten dan update
22 Menjadi filter utama informasi dari lapangan ke manajemen — informasi yang naik harus sudah disertai analisis dan solusi, bukan sekadar laporan masalah
23 Melakukan review bulanan atas performa seluruh area dan mempresentasikan temuan serta rencana perbaikan kepada manajemen
F. Product Return & Inventory Control Nasional
24 Memastikan sistem product return berjalan tertib di seluruh area — tidak ada penumpukan, semua tercatat dan tervalidasi
25 Memastikan tidak ada selisih antara inbound dan outbound produk di seluruh wilayah yang dapat menyebabkan komplain customer konsinyasi
26 Mengawasi kepatuhan terhadap prosedur: tidak ada produk kembali ke storage tanpa data dan approval yang jelas
Catatan: Jabatan ini bertanggung jawab memastikan sistem berjalan — eksekusi harian ada di tangan masing-masing Area Controller.
Kualifikasi:
1. Pendidikan minimal S1 di bidang Statistika, Matematika, Teknik Industri, Sistem Informasi, atau Data Science dan Pendidikan lainnya
2. Pengalaman minimal 1–3 tahun sebagai Data Analyst / Operations Analyst (diutamakan dari industri FMCG, makanan & minuman, atau cold chain distribution)
3. Diutamakan yang memiliki pengalaman di perusahaan es krim / frozen food
4. Diutamakan yang pernah membuat forecasting demand musiman (high season vs low season)
5. Memahami sistem ERP / inventory management system
6. Memiliki pemahaman terhadap alur operasional manufaktur dan distribusi
7. Mampu mengolah dan menganalisa data operasional seperti
8. Diutamakan yang mahir menggunakan Microsoft Excel (advanced)
9. Diutamakan yang menguasai tools analisa data
10. Memahami konsep cold chain management menjadi nilai tambah
11. Memiliki kemampuan analisa untuk:
12. Memiliki kemampuan problem solving dan critical thinking yang kuat
13. Detail oriented, teliti, dan terbiasa bekerja dengan data dalam jumlah besar
14. Mampu mengubah data menjadi insight yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan operasional
15. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk berkoordinasi dengan tim
16. Mampu bekerja dengan deadline dan dalam lingkungan kerja yang dinamis
17. Memiliki kemampuan kepemimpinan yang tegas dan detail, serta kemampuan problem solving
18. Diutamakan yang dapat bergabung segera